Lewati ke konten

Qur'an MiPOS

114 surat · 30 juz

Cari ayat

Telusuri 6.236 ayat berdasarkan teks Arab, transliterasi Latin, atau terjemahan Indonesia.

Ditemukan 161 ayat untuk “nikmat” · halaman 8 dari 9

Ar-Rahman : 71 Juz 27

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ

Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).

Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?

Ar-Rahman : 73 Juz 27

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ

Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).

Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?

Ar-Rahman : 75 Juz 27

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ

Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).

Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?

Ar-Rahman : 77 Juz 27

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ

Fa bi'ayyi ālā'i rabbikumā tukażżibān(i).

Maka, nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan (wahai jin dan manusia)?

Al-Waqi'ah : 12 Juz 27

فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ

Fī jannātin-na‘īm(i).

(Mereka) berada dalam surga (yang penuh) kenikmatan.

Al-Waqi'ah : 89 Juz 27

فَرَوْحٌ وَّرَيْحَانٌ ەۙ وَّجَنَّتُ نَعِيْمٍ

Fa rauḥuw wa raiḥān(un), wa jannatu na‘īm(in).

dia memperoleh ketenteraman, rezeki, dan surga (yang penuh) kenikmatan.

Al-Qalam : 34 Juz 29

اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ

Inna lil-muttaqīna ‘inda rabbihim jannātin-na‘īm(i).

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapatkan surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

Al-Qalam : 49 Juz 29

لَوْلَآ اَنْ تَدٰرَكَهٗ نِعْمَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ لَنُبِذَ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ مَذْمُوْمٌ

Lau lā an tadārakahū ni‘matum mir rabbihī lanubiża bil-‘arā'i wa huwa mażmūm(un).

Seandainya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.

Al-Haqqah : 24 Juz 29

كُلُوْا وَاشْرَبُوْا هَنِيْۤـًٔا ۢبِمَآ اَسْلَفْتُمْ فِى الْاَيَّامِ الْخَالِيَةِ

Kulū wasyrabū hanī'am bimā aslaftum fil-ayyāmil-khāliyah(ti).

(Dikatakan kepada mereka,) “Makan dan minumlah dengan nikmat sebagai balasan amal yang kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.”

Al-Ma'arij : 38 Juz 29

اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ

Ayaṭma‘u kullumri'im minhum ay yudkhala jannata na‘īm(in).

Apakah setiap orang dari mereka (orang-orang kafir itu) ingin dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan?

Al-Muzzammil : 11 Juz 29

وَذَرْنِيْ وَالْمُكَذِّبِيْنَ اُولِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيْلًا

Wa żarnī wal-mukażżibīna ulin-na‘mati wa mahhilhum qalīlā(n).

Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap para pendusta yang memiliki segala kenikmatan hidup dan berilah mereka penangguhan sementara.

Al-Insan : 20 Juz 29

وَاِذَا رَاَيْتَ ثَمَّ رَاَيْتَ نَعِيْمًا وَّمُلْكًا كَبِيْرًا

Wa iżā ra'aita ṡamma ra'aita na‘īmaw wa mulkan kabīrā(n).

Apabila melihat (keadaan) di sana (surga), niscaya engkau akan melihat berbagai kenikmatan dan kerajaan yang besar.

Al-Mursalat : 43 Juz 29

كُلُوْا وَاشْرَبُوْا هَنِيْۤـًٔا ۢبِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

Kulū wasyrabū hanī'am bimā kuntum ta‘malūn(a).

(Dikatakan kepada mereka,) “Makan dan minumlah dengan nikmat karena apa yang selalu kamu kerjakan.”

Al-Infitar : 13 Juz 30

اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ

Innal-abrāra lafī na‘īm(in).

Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.

Al-Mutaffifin : 22 Juz 30

اِنَّ الْاَبْرَارَ لَفِيْ نَعِيْمٍۙ

Innal-abrāra lafī na‘īm(in).

Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan.

Al-Mutaffifin : 24 Juz 30

تَعْرِفُ فِيْ وُجُوْهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيْمِۚ

Ta‘rifu fī wujūhihim naḍratan na‘īm(i).

Engkau dapat mengetahui pada wajah mereka gemerlapnya kenikmatan.

Al-Fajr : 15 Juz 30

فَاَمَّا الْاِنْسَانُ اِذَا مَا ابْتَلٰىهُ رَبُّهٗ فَاَكْرَمَهٗ وَنَعَّمَهٗۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْٓ اَكْرَمَنِۗ

Fa ammal-insānu iżā mabtalāhu rabbuhū fa akramahū wa na‘‘amah(ū), fa yaqūlu rabbī akraman(i).

Adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kenikmatan, berkatalah dia, “Tuhanku telah memuliakanku.”

Al-Lail : 19 Juz 30

وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ

Wa mā li'aḥadin ‘indahū min ni‘matin tujzā.

Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas,

Ad-Duha : 11 Juz 30

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ ࣖ

Wa ammā bini‘mati rabbika fa ḥaddiṡ.

Terhadap nikmat Tuhanmu, nyatakanlah (dengan bersyukur).

At-Takasur : 8 Juz 30

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ ࣖ

Ṡumma latus'alunna yauma'iżin ‘anin-na‘īm(i).

Kemudian, kamu pasti benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).